Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan

Senin, 04 Oktober 2010

Kode Rahasia HP Nokia

Ini sebenernya bkn kode rahasia se... Tp semacam Kode bawaan yg ad di hape NOkia kalian... ANgka2
nya di pencet, di luar (or on Standby)
1. Melihat IMEI (International Mobile Equipment Identity)
Caranya pencet * # 0 6 #
2. Melihat versi software, tanggal pembuatan softwre dan jenis kompresi software
Caranya pencet * # 0 0 0 0 #
Jika tidak berhasil coba pencet * # 9 9 9 9 #
3. Melihat status call waiting
Caranya pencet * # 4 3 #
4. Melihat nomor / nomer private number yang menghubungi ponsel anda
Caranya pencet * # 3 0 #
5. Menampilkan nomer pengalihan telepon all calls
Caranya pencet * # 2 1 #
6. Melihat nomor penelepon pada pengalihan telepon karena tidak anda jawab (call divert on)
Caranya pencet * # 6 1 #
7. Melihat nomor penelepon pada pengalihan telepon karena di luar jangkauan (call divert on)
Caranya pencet * # 6 2 #
8. Melihat nomor penelepon pada pengalihan telepon karena sibuk (call divert on)
Caranya pencet * # 6 7 #
9. Merubah logo operator pada nokia type 3310 dan 3330
Caranya pencet * # 6 7 7 0 5 6 4 6 #
10. Menampilkan status sim clock
Caranya pencet * # 7 4 6 0 2 5 6 2 5 #
11. Merubah seting hp nokia ke default atau pabrikan
Caranya pencet * # 7 7 8 0 #
12. Melakukan reset timer ponsel dan skor game ponsel nokia
Caranya pencet * # 7 3 #
13. Melihat status call waiting
Caranya pencet * # 4 3 #
14. Melihat kode pabrik atau factory code
Caranya pencet * # 7 7 6 0 #15. Menampilkan serial number atau nomer seri hp, tanggal pembuatan, tanggal pembelian, tanggal
servis terakhir, transfer user data. Untuk keluar ponsel harus direset kembali.
Caranya pencet * # 92702689 # ato *#war0anty#
17. Melihat kode pengamanan ponsel anda
Caranya pencet * # 2 6 4 0 #
18. Melihat alamat ip perangkat keras bluetooth anda
Caranya pencet * # 2 8 2 0 #
19. Mengaktifkan EFR dengan kualitas suara terbaik namun boros energi batere. Untuk mematikan
menggunakan kode yang sama.
Caranya pencet * # 3 3 7 0 #
Non-Aktif # 3 3 7 0 #
20. Mengaktifkan EFR dengan kualitas suara terendah namun hemat energi batere. Untuk mematikan
menggunakan kode yang sama.
Caranya pencet * # 4 7 2 0 #
Non-Aktif # 4 7 2 0 #
21. Menuju isi phone book dengan cepat di handphone nokia
Caranya pencet nomer urut lalu # contoh : 150#
22. Mengalihkan panggilan ke nomor yang dituju untuk semua panggilan
Caranya pencet * * 2 1 * Nomor Tujuan #
23. Mengalihkan panggilan ke nomor yang dituju untuk panggilan yang tidak terjawab
Caranya pencet * * 6 1 * Nomor Tujuan #
24. Mengalihkan panggilan ke nomor yang dituju untuk panggilan ketika telepon hp anda sedang sibuk
Caranya pencet * * 6 7 * Nomor Tujuan #
Keterangan Tambahan :
- Kode diinput tanpa spasi
- Ada kode-kode nokia yang berlaku pada tipe tertentu saja
Nokia 21xx
Kode Penjelasan
*#06# Kode IMEI
*#3283# Minggu Produksi/Bulan & Tahun
*#9999# Versi Software
Nokia 32xx
Kode Penjelasan
*#06# Kode IMEI
*#0000# Versi Software
*#92702689# Menu Layanan*#746025625# Sim Clock Stop
Nokia 51xx
Kode Penjelasan
*#06# Kode IMEI
*#0000# Versi Software
*#92702689# Menu layanan
Nokia 61xx
Kode Penjelasan
*#06# Kode IMEI
*#0000# Versi Software
*#92702689# Menu layanan
Nokia 81xx
Kode Penjelasan
*#06# Kode IMEI
*#8110# Versi Software, tanggal produksi & nomor model
*#92702689# Menu layanan
Nokia 88xx
Kode Penjelasan
*#06# Kode IMEI
*#0000# Versi Software
*#92702689# Menu Layanan
Nokia 90xx
Kode Penjelasan
*#06# Kode IMEI
*#6823711
58412125# Versi Software
*#3283# Tanggal Produksi

Minggu, 26 September 2010

Desainer Grafis | Cara Mendapat BAYARAN TINGGI dan MAHAL

Profesi desainer grafis memang benar-benar tergolong basah bagi yang mau menjalaninya. Banyak  desainer    grafis profesional  yang bekerja dari rumah secara freelance dan makin    berhasil mengembangkan usaha bisnisnya, tidak hanya dari bidang desain grafis saja income-nya. Apalagi bila pintar membaca situasi dan peluang    bisnis yang ada di sekitar kita.Wuiiihhhh..., pokoke mak nyuss deh hasilnya...

1. Ekspresi dari jiwa anda
 Manfaat paling utama adalah anda bisa mengekspresikan daya cipta dan kreativitas    sebebas mungkin sesuai dengan gaya anda. Kebanyakan orang lebih memfokuskan    diri menjadi desainer grafis ketimbang seniman yang scope-nya lebih luas. Secara    spesifik, profesi desainer grafis lebih menguntungkan secara finansial daripada    seniman umum. Lebih menguntungkan lagi adalah seniman yang bisa menggunakan    komputer sebagai sarana ekspresi dasainnya. Kombinasi ini sungguh powerful,    bakat alami seni yang disokong oleh kecanggihan teknologi komputer dapat menjadi    pekerjaan yang mempunyai
bargaining power amat tinggi dan mahal harga    jualnya!

2. Fleksibilitas ke arah Desain Website atau Desain Percetakan
 Hal yang paling keren adalah desainer grafis bisa bertransformasi menjadi seorang desainer website dalam waktu relatif singkat. Sedangkan desainer website dengan dasar    ilmu programmer komputernya tidak seluwes desainer grafis. Yang namanya feeling dan bakat desain tidak bisa dipelajari, tapi ilmu programmer komputer bisa dipelajari    dengan mudah dan cepat. Nah, desainer grafis lebih unggul ketika harus bolak-balik    bermigrasi ke arah desainer website atau sebaliknya ke aplikasi desain bisnis    percetakan (graphic design).

3. Banyak klien dengan pangsa pasar yang luas
 Beberapa sektor usaha bisnis mempunyai target klien dan pangsa pasar yang amat  terbatas.Jika suatu bidang usaha bisnis merencanakan promosi bisnisnya, maka    diperlukan sejumlah marketing    tools untuk aktifitas promo penjualannya. Nah, disinilah profesi desainer    grafis diperlukan. Tidak hanya sekedar mendesainkan produk promosinya saja,    tapi juga bisa mendapatkan peluang order cetaknya dari perusahaan termaksud.    Belum lagi  peluang    bisnis desain website -nya bila memungkinkan!

4. Bekerja secara Freelance atau paruh waktu
 Hal yang paling menyenangkan dari profesi desainer grafis adalah bisa bekerja    secara freelance tanpa diatur oleh waktu reguler. Saat ini banyak sekali    terbuka  peluang usaha freelance mengerjakan desain grafis secara online. Ratusan, bahkan ribuan lowongan pekerjaan desainer grafis secara freelance banyak disediakan oleh agen  Graphic Design Jobs secara online di internet. Tinggal pilih saja, kerjaan desain    mana atau dari perusahaan mana yang anda mau. Dollar lagi bayarannya! Hanya    perlu pandai-pandai saja mengatur waktu, jangan sampai semua pekerjaan diambil    tapi deadline waktunya keteter!

5. Bikin Studio Desain dan jalankan bisnis
 Bila anda mempunyai mimpi ingin membangun  studio    desain grafis  atau semacam workshop ,beralihlah dari freelancer    ke arah yang lebih besar lagi skala usaha bisnisnya. Mulailah membangun  studio    desain grafis dan menjalankan bisnis desain grafis dengan merekrut beberapa    tenaga desainer kenalan anda  sebagai freelancer di studio desain grafis milik anda. Jadilah manager atau  art director sebagai pemimpin bawahan    anda. Terapkan manajemen waktu dan etika bisnis yang benar untuk membangun  brand    image
perusahaan anda, agar anda bisa dipercaya oleh banyak klien untuk    menggarap proyek promosi bisnisnya.

6. Kerja dari rumah menjalankan bisnis
 Jika anda tidak siap dengan modal usaha untuk membangun studio desain grafis    atau jenuh ikut bekerja dengan orang lain, sebaiknya anda bekerja saja dari    rumah.  Bekerja    di rumah bisa membuat hati dan pikiran lebih tenang. Modalnya cuma seperangkat    komputer, lebih bagus lagi bila terkoneksi dengan internet agar sekalian bisa    berbisnis secara online dari rumah. Bekerja dari rumah bisa mendatangkan penghasilan yang lumayan besar, bahkan    hasilnya bisa untuk membeli rumah, mobil, laptop atau menyekolahkan anak ke    perguruan tinggi. Semuanya bisa     menghasilkan    uang secara signifikan , tidak hanya dari pekerjaan desain grafis saja. Semua    aspek bisnis percetakan saya kerjakan secara online dan offline. Pekerjaan pun    kebanyakan dilakukan di rumah (ruko) saja.
 

Bisnis Percetakan | Cara Mudah Kumpulkan Modal Usaha

Bagaimana cara menghitung modal yang Anda butuhkan kalau ingin  membuka usaha bisnis percetakan atau usaha lainnya yang menurut anda menguntungkan?
Modal yang Anda kumpulkan untuk usaha terbagi jadi 3:
Modal Investasi Awal,
Modal Kerja dan
Modal Operasional.
Ini memang bahasan menarik. Karena banyak orang kesulitan mengumpulkan modal usaha.
 
Sebagai contoh, kalau seseorang ingin buka usaha percetakan dengan memiliki  mesin cetak  sendiri, dan ia membutuhkan modal keja misalnya sebesar Rp 20 juta, sementara dananya sendiri baru Rp 3 juta, darimana ia bisa mengumpulkan modal?
Ada tiga cara untuk mengumpulkan modal untuk usaha bisnis yang anda minati:
 1. Modal Sendiri
 Pertama jelas, kalau Anda ingin buka usaha, Anda bisa pakai modal sendiri. Caranya bisa dengan mengambil dari simpanan yang Anda miliki sekarang, entah dari tabungan atau deposito Anda, atau bisa juga dengan menjual aset yang Anda punya. Sebagai contoh, banyak lo orang yang menjual sepeda motornya untuk sekedar jadi modal usaha, atau menjual perhiasan yang dia punya.
 Jangan kaget. Menjual barang untuk menambah modal usaha tuh biasa lo. Yang paling penting, jangan merasa terlalu sayang untuk menjual beberapa aset Anda untuk menambah modal usaha. Contohnya, kalau Anda tidak punya uang untuk modal usaha dan harus menjual perhiasan Anda, ya jual saja. Nanti kalau usaha Anda sudah berhasil, Anda toh bisa beli lagi perhiasan yang lebih bagus. Ya nggak?
 
 2. Pinjam
 Meminjam uang untuk modal usaha juga sering dilakukan orang. Dengan meminjam, seringkali usaha yang memang Anda impikan bisa lebih cepat terwujud. Iya dong, daripada nunggu modalnya enggak ngumpul-ngumpul, mendingan minjem. Cuma, nah ini dia, karena modal itu Anda dapatkan dengan meminjam, ya Anda betul-betul harus memperhatikan cash flow Anda. Ini karena Anda pasti harus mengembalikan uang yang Anda pinjam. Entah dengan mengembalikannya secara bulanan, 6 bulanan, atau mungkin tahunan.
 
Kuncinya, kalau Anda meminjam, perlu diketahui bahwa banyak orang yang seringkali terlalu fokus kepada bagaimana mereka bisa mendapatkan pinjaman, tetapi tidak memikirkan apa yang bisa mereka lakukan untuk mengembalikan pinjaman tersebut. Jadi, ketika meminjam, cobalah untuk memikirkan bagaimana caranya Anda bisa mengembalikan pinjaman tersebut.
 
Tipsnya, ketika Anda memikirkan caranya, jangan terlalu optimis bahwa pendapatan dari usaha bisnis Anda pasti bisa langsung besar di bulan-bulan pertama. Kalau perlu, buatlah perkiraan sepesimis mungkin. Dari perkiraan yang pesimis tersebut, Anda pasti bisa melakukan penilaian apakah pengembalian yang akan Anda lakukan nantinya bisa lancar atau tidak.
 
 3. Kerja Sama
 Wah, daripada Anda pakai modal sendiri semuanya, atau daripada Anda meminjam, kenapa Anda tidak mencoba menjalin kerja sama saja dengan orang lain? Dengan menjalin kerja sama, maka risiko usaha Anda bisa lebih kecil karena harus dibagi bersama teman-teman Anda. Cuma, keuntungan yang Anda dapatkan tentunya harus dibagi juga dong. Iyalah, namanya saja kerjasama. Artinya, risiko dibagi, keuntungan juga harus dibagi. Ya enggak?
 
Sekarang masalahnya, ada enggak orang yang mau  kerjasama untuk membuka usaha bisnis percetakan?  Itu tergantung Anda. Apakah Anda bisa dengan baik menawarkan keuntungan yang masuk akal pada  usaha bisnis yang Anda tawarkan. Tapi, tawaran keuntungan saja belum cukup lho. Anda juga harus bisa memberikan pendekatan yang baik, tidak sombong pada orang-orang yang ingin Anda ajak kerjasama.
 
Satu lagi nasehat emas: kalau bisa, penjelasan yang Anda berikan juga harus masuk akal, seadanya, dan tidak melulu memaparkan keuntungan pada orang yang ingin Anda ajak kerjasama.
 
Nah, sekarang, Anda sudah tahu bagaimana mengumpulkan modal untuk membuka usahabisnis  percetakan.  Mudah-mudahan dari 3 pilihan tersebut diatas, Anda bisa menentukan pilihan mana yang terbaik.
 

ALUR PREPRESS dalam Bisnis Percetakan

Prepress atau Pracetak dalam Bisnis Percetakan biasanya disiapkan oleh seorang Desainer Grafis alias  Graphic Designer . Output desain grafis yang buruk amat berpengaruh pada performa cetak di mesin cetak offset. Banyak agen percetakan murah yang mengabaikan optimalisasi pada proses persiapan cetak ini.
Prepress atau Pracetak adalah semua proses digital untuk menyiapkan desain cetak (artwork, graphic design ) dengan menggunakan perangkat komputer, dimulai dari input data sampai desain siap cetak atau Final Artwork. Semua hal yang dilakukan saat  membuat layout artwork
dengan menggunakan beragam Software Grafis populer  seperti Adobe Photoshop, Macromedia Freehand, Illustrator, CorelDraw,  PageMaker, InDesign atau QuarkExpress , dsb adalah aktifitas yang termasuk tahapan PrePress yang dilakukan oleh pelaku usaha percetakan
.
Jadi ada beberapa aturan yang harus diikuti oleh desainer grafis handal, sehingga desain yang dibuat akan dicetak dengan hasil yang konsisten (hampir 100% sama persis) dengan apa yang terlihat di monitor komputer. Dari pengalaman penulis di lapangan, terangkum fakta bahwa banyak sekali terjadi kesalahan pada pencetakan, dikarenakan pekerjaan desain grafis yang tidak benar pada tahap  Prepress atau pracetak ini. Banyak kendala yang perlu diantisipasi supaya hasil akhir suatu barang cetakan terlihat sempurna.
Inilah daftar masalah yang patut diperhatikan dan diwaspadai pada saat tahap Prepress
berlangsung:
Rule #1: Missing or incorrect fonts.
Hal ini terjadi apabila kita memilih/memakai font yang tidak terdefinisi oleh printer postscript. Atau font yang digunakan tidak ikut dicopy ke discsaat di bawa ke percetakan (apabila kita mendesain sendiri halaman publikasi-kemudian dikirimke percetakan), sedangkan di percetakan font tersebut tidak tersedia. Untuk itu , copy-lah font tersebut atau di-convert terlebih dahulu dalam desain artwork sebelum diserahkan ke percetakan / tempat pembuatan film. Usahakan sebelum meng-convert dokumen artwork dalam proses prepress, save-lah terlebih dahulu format teks aslinya secara terpisah sebagai dokumen cadangan. 
Rule #2: Scans supplied in wrong file format.
Artwork cetak biasanya menggunakan format file .TIFF atau .EPS untuk gambar. Sehinggakalau Anda mendefinisikan file gambar Anda ke JPEG atau GIF dan lainnya untuk keperluan cetak offset, maka warnanya tidak akan sesuai dengan hasil cetak dan kualitas pixel (unsur terkecil dari gambar digital) akan rusak. Untuk kualitas cetak bagus, besaran dpi-nya minimal 300 dpi.
 
Rule #3: Incorrect page setting or Page Set-up.
timbal balik, Anda menggunakan ukuran kertas A3 yang Anda bagi menjadi dua. GunakanJangan membuat setting halaman lebih besar dari kebutuhan cetak. Misalnya untuk artwork  ukuran kertas A4set-up halaman sesuai ukuran yang diperlukan.
Rule #4: Missing graphics. or graphic not linked.
Walaupun Anda sudah memasukkan gambar Anda ke dalam halaman artwork yang Anda desain di PageMaker atau Quark Express, Anda tetap harus mengcopy file gambar Anda ke dalam disk yang Anda kirim ke percetakan atau tempat pembuatan film (repro).    

Rule #5: Resolution too high or too low in scans supplied by customer.
Resolusi adalah tingkat kecerlangan (dpi, dot per inch, pixel per inch) pada gambar. Terlalu tinggi resolusi akan menyebabkan hasil yang tidak maksimal dan berlebihan sehingga memboroskan tinta. Sementara resolusi yang didefinisikan terlalu rendah akan menyebabkan gambarnya pecah atau kabur.

Rule #6: File defined with incorrect colours.
Karena unsur warna yang digunakan monitor (komputer) berbeda dengan unsur warna cetak (percetakan) maka sering terjadi hasil cetak yang meleset warnanya. Hal ini harus kita pahami, karena komputer grafis menggunakan unsur warna sinar Red, Green, Blue (RGB Color). Sementara percetakan menggunakan unsur warna tinta Cyan, Magenta, Yellow, Black (CMYK Color). Jadi kita harus menggunakan warna CMYK apabila kita ingin membuat artwork cetak. Kalau sudah terlanjur menggunakan RGB, maka rubahlah kedalam format warna CMYK.

Rule #7: Make the Black color as a special one.
Sebaiknya tidak menggunakan warna selain hitam untuk mewarnai teks (apalagi huruf kecil2) atau garis outline pada arwork yang anda buat. Ini untuk mencegah teks/garis menjadi terlihat dobel karena registrasi yang kurang presisi. Bila ada teks yang perlu direvisi pada saat2 terakhir sebelum dicetak, anda hanya perlu mengganti selembar film saja pada warna Black-nya, tidak perlu mengganti 3 lembar lainnya (Cyan, Magenta dan Yellow).
Rule #8: No laser or digital printing proof supplied.
Sebelum dicetak, kita harus melakukan proofing untuk mengetahui contoh hasil cetak nantinya.Nah, kalau kita mencetak hasil  proofing dengan menggunakan printer selain printer laser atau color digital printing, biasanya hasilnya akan meleset dari perkiraan. Sekarang sudah banyak printer warna digital - digital printing - sampai ukuran A3+ sebagai sarana proofing sebelum naik cetak. Lebih baik lagi bila anda membuat Progressive Proofuntuk mengejar presisi warna yang cocok sesuai tuntutan kualitas yang anda inginkan.

Itulah hal-hal yang perlu diperhatikan saat Anda menyiapkan sendiri artwork pada tahap prepress .Sebaiknya Anda tetap berkonsultasi dengan sesama Graphic Designer untuk mendapatkan  second opinion terhadap hasil artwork anda, atau diskusikan hal tersebut di atas dengan tempat pembuatan film langganan / percetakan Anda.



 * * * Wishing You Luck :  Don't miss it at once !  * * *

7 KEAJAIBAN CARA MENJARING CLIENTS

Loyal Clients tidak sekedar merepeat order cetak kembali kepada kita, terkadang juga merekomendasikan profile usaha, pengalaman, layanan (services) atau keunggulan produk yang kita jual kepada rekanan usahanya dilain tempat. Tips atau kiat bisnis berikut ini telah terbukti ampuh untuk mendapatkan CLIENTS dan menjaganya agar tetap LOYAL kepada kita :

1. CLIENTS : CARI - KENALI LEBIH DEKAT - DAN JADIKAN TEMAN/PARTNER
a. Segera tentukan dan cari peluang yang potensial pada segmentasi pasar yang kita
kehendaki.
b. Siapapun calon Konsumen potensial yang akan kita bidik, berupayalah agar kita dapat  
mengenalinya lebih dalam dan luas lagi, agar pada pertemuan pertama kita dapat memberikan
apresiasi yang tepat kepada Client kita.
c. Setelah kita “kuasai” tentang calon Client kita, langsung JADIKAN TEMAN secara prosonal.
Walaupun pada beberapa kasus Client tsb tidak tertarik pada produk yang kita tawarkan, kita
dapat menjadikannya sebagai PERSONAL RELASI / REFERENSI BISNIS untuk transaksi
bisnis yang lain pada kesempatan yang berbeda.

2. KOMPETITOR : CARI - KENALI LEBIH DEKAT - DAN KALAHKAN (PESAING USAHA)
a. Segera tentukan dan cari siapapun Kompetitor yang potensial menghambat laju usaha kita,
terutama kompetitor regional yang sejenis.
b. Siapapun Kompetitor potensial yang akan kita bidik, berupayalah agar kita dapat
mengenalinya lebih dalam dan luas lagi, agar kita dapat mengetahui dan belajar bagaimana dia
bisa tumbuh dan berkembang menyaingi usaha kita.
c. Setelah kita “kuasai” tentang calon Kompetitor kita, langsung KALAHKAN dengan
mengungguli segala kelemahan2 mereka. Bila kita berpikir lebih jauh lagi, Kompetitor itu bisa
kita jadikan PARTNER BISNIS yang saling menguntungkan. Paling tidak kita dapat membagi
pekerjaan yang terlalu “over-loaded” kepadanya, begitu juga sebaliknya kita bisa mendapat
“extra-job” dari kompetitor kita, bila kita menjadikannya sebagai partner, bukan sebagai musuh
yang harus kita hindari keberadaannya.
1 / 27 KEAJAIBAN CARA MENJARING CLIENTS

3. Tentukan secara spesifik dan caritahu contact person yang tepat dan berkompeten
a. President Director (Owner)
b. Marketing Manager    
c. Public Relation / Promotion Manager
d. Purchasing Manager
e. Brand / Product Manager
f.  GA Manager
    Caritahu pula bagaimana susunan manajemen suatu perusahaan !

4. Making FRIENDS-minded
Membangun pola pikir positif bahwa setiap orang / Perusahaan (khususnya yang berkompeten)
adalah aset pertemanan yang akan berguna bagi kita kelak.

5. TOP ONE QUALITY SERVICE
a. On Time in every deadline works
b. Kualitas barang / jasa sesuai spesifikasi pesanan yang diinginkan
       
6. Membuat BANK DATA CUSTOMER secara komperehensif
a. Data2 alamat, nomor telepon, contact persons,
b. Stock Logistic, Progress Order, Payment/Financial Policy, Omzet, Review berkala
c. Knowing what customer’s habbits - what customer’s needed

7. Berikan pendekatan dan perhatian yang lebih secara personal kepada CLIENTS   
a. ALL OUT SERVICES to the CUSTOMERS
b. Telepon, Email, SMS secara berkala berkaitan hal2 yang menyenangkan
c. Ucapkan Salam pembuka pagi hari, ulang tahun, dll
Nah, silahkan anda mencobanya, semoga berhasil...!!!


Usaha Percetakan - TIPS Memulainya


USAHA PERCETAKAN adalah peluang bisnis usaha mandiri yang paling mudah mendapatkan peluang order cetaknya, demikian pula diversifikasi usahanya. Mulai dari jenis usaha percetakan murah, desain grafis, bordir komputer, sablon manual, sablon digital, ongkos cetak offset, digital printing, kaos pilkada, cetak dan desain undangan pernikahan, toko kertas, stempel warna sampai ke usaha plat nomor di pinggir jalan, dll.  Banyak bukan...?!?
PELUANG BISNIS USAHA PERCETAKAN adalah salah satu peluang usaha yang paling sering dijumpai, di lingkungan rumah ataupun di kantor. Usaha Bisnis Percetakan selalu ada seiring pertumbuhan ekonomi usaha. Tapi banyak kondisi dan kombinasi situasi yang muncul tatkala seseorang ingin memulainya. Dari mana harus memulainya? Mau langsung investasi bisnis untuk memulai usaha percetakan? Seberapa besar peluangnya? Atau mau belajar dulu barulah mencari order cetak kemudian?
Banyak orang yang mempunyai hasrat atau keinginan untuk memulai berwirausaha, tapi kadang bingung memulainya. Dimulai dari tidak fokusnya pilihan atas bidang usaha apa yang hendak dijalankannya sampai terbentur masalah permodalan untuk memulai usahanya. Ada juga sementara kalangan yang kebetulan justru mempunyai cukup modal untuk membiayai niat usahanya, tapi juga bingung harus memilih apa jenis usaha yang mau digarap olehnya. Banyak kondisi dan kombinasi situasi yang muncul tatkala suatu peluang usaha sudah ada di pelupuk mata, tapi tidak lekas disambar dan didayagunakan, salah satunya adalah PELUANG USAHA MEMULAI BISNIS PERCETAKAN.
Jangan ragu untuk memulai, simak TIPS Memulai Bisnis Usaha Percetakan secara garis besarnya :
LIHAT dan PERHATIKAN PELUANG DI SEKITAR ANDA
Pernahkah Anda sesekali kebetulan mendengar ada tetangga bahkan kerabat terdekat berencana melangsungkan hajat pernikahan / khitanan? Coba dekati dan cari tau apakah Souvenir dan Undangan Pernikahan / Khitanannya sudah ada yang mengurusinya. Dekati secara personal dan yakinkan kepadanya bahwa Anda dapat membantu menyiapkan undangan tsb sampai jadi. Ini sebuah peluang ! Berikut ini ada contoh peluang lagi : - di kepengurusan badan RT / RW pasti ada banyak kebutuhan barang cetakan. Mungkin tadinya cuma berbentuk fotocopian belaka. Coba Anda tawarkan untuk dicetak supaya tampil lebih bagus.
Ada lagi nih peluang usaha : - perhatikanlah dan buat daftar macam2 form di kantor Anda,  pasti ada barang cetakan. Coba anda cari tau kira2 berapa banyak kebutuhannya. Cari kesempatan terbaik untuk mendekati siapa yang biasa mengurusinya. Jangan langsung minta order cetak kepadanya. Selidiki apakah dia itu hanya sebatas mengorder barang cetakan sepenuhnya ke Percetakan atau dia menjalankannya sendiri. Kalau cuma order cetak ke percetakan, coba tawarkan bahwa anda bisa "membantunya". Tentu saja dengan sedikit diplomasi.
Bila Anda peka, melihat lebar-lebar dan pasang telinga, sebenarnya di sekeliling Anda banyak peluang yang bisa dijadikan "obyekan". Tapi hal kecil ini bisa menjadi PELUANG BISNIS USAHA PERCETAKAN & GRAPHIC DESIGN yang terlewatkan bila tidak tahu atau tepatnya tidak berani memulainya. Bila Anda mendapatkan kesempatan, baik itu di kantor, komunitas bergaul, lingkungan rumah ataupun untuk kebutuhan sendiri - peluang Anda diminta dan ditanya mengenai DIMANA SAYA BISA MENCETAK barang seperti ini? Ambil peluang bisnis tersebut ! Jangan lihat besar-kecilnya order. Kesempatan ini gak bakalan lewat dua kali dihadapan Anda. Namun bila Anda ambil order  cetak ini, kesempatan kedua dan seterusnya akan menghampiri Anda dengan sendirinya.
Saran saya, untuk tahap pertama, jangan pernah membayangkan Anda bakal segera mendapat untung yang besar bila mendapat peluang bisnis tersebut. Sudah diberi kepercayaan untuk menjalankan order cetak tsb saja sudah merupakan mukjizat bagi Anda! Kalau perlu nggak pake untung dulu deh. Yang utama adalah orang akan segera tahu bahwa Anda punya keahlian yang dapat diandalkan. Nah, pada peluang kedua dan seterusnya, barulah Anda mulai berhitung dengan cermat berapa persen keuntungan yang harus Anda raih dari order2 berikutnya.......
JANGAN PERNAH NOLAK ORDER CETAK
Anda pernah "dimintai tolong" oleh boss, kawan atau kerabat dekat Anda? Yang dimaksud dimintai tolong disini tentunya yang beraroma "bisnis". Jika Anda cukup sering "disuruh" mengorder sesuatu, atau bahkan Anda dapat bocoran ( nguping! ) dari obrolan yang gak disengaja, langsung bilang saja kalau Anda sanggup mengerjakannya...!!  JANGAN SEKALIPUN PERNAH MENOLAK ORDER CETAK tersebut ! Order apapun jangan pernah ditolak, apalagi order cetakan.
Walaupun baru pertama kalinya Anda menghadapi order cetak, terima saja order itu. No problem, bila Anda belum paham liku-liku percetakan. Entah itu ordernya harus dilempar lagi ke pihak lain atau Anda bisa bekerjasama lagi dengan orang lain, itu soal lain. Yang penting order cetak itu harus jadi, harga pantas dan si pemberi order merasa puas. Dengan demikian ada pencitraan diri, bahwa anda adalah orang yang sanggup diberi kepercayaan untuk menyelesaikan order dimaksud. Pandai-pandailah Anda berdiplomasi dan meyakinkan calon customer Anda, terutama dari kalangan terdekat Anda
JANGAN MALU BERTANYA
Mulailah perjalanan Anda mendapatkan order cetak perdana ini. Langkah pertama dan paling ekspres tanpa mengandung resiko kesalahan adalah Anda dapat mendatangi salah satu PERCETAKAN yang Anda yakini bonafid. Tanya berapa harga cetakan disini dan terapkan selisih harga jualnya kepada konsumen Anda. Langkah ini safe, tapi Anda tidak akan mendapatkan ilmu apapun dari orang percetakan tersebut. Boro-boro membagi ilmu, untuk mengurangi margin keuntungannya saja bahkan tidak mungkin.
Nah, kalau Anda mau sedikit capek dan dapat ilmu, datangi saja TOKO KERTAS dan tanyakan contoh kertas / media cetak yang Anda bawa untuk dicetak. Tanyakan berapa harga kertas terakhir. Jangan sungkan bertanya. Tanya apa saja mengenai proses produksi percetakan.  Anggap saja Anda orang paling bodoh sedunia pada saat itu. Simak dan dengarkan keterangan dari si penjual kertas. Toko kertas adalah pihak yang sedikit paling terbuka dalam menjelaskan tahapan PROSES PRODUKSI PERCETAKAN. Tapi ingat, mereka gak akan buka mulut sebelum mereka yakin Anda akan membeli bahan baku darinya. Bertanyalah sedikit saja saat datang, bertanya lagi saat si penjual sedang menulis nota pesanan, dan bertanya sekali lagi saat Anda menunggu barang pesanan disiapkan. Lalu bawalah keluar pesanan Anda tersebut. Tunggulah barang setengah jam lagi. Kemudian Anda bisa balik lagi ke toko kertas itu, berpura-puralah akan membeli lagi, sambil bertanya-tanya. Lumayan, nambah-nambah ilmu sedikit. Itu triknya...
KENALI & CARI TAHU :
BAGAIMANA TAHAPAN PROSES PRODUKSI PERCETAKAN
Proses produksi percetakan tidak akan dapat Anda hapal diluar kepala ibarat Anda dapat menghapal siklus kehidupan rutin Anda sejak bangun tidur sampai tidur lagi nanti malam. Tahapan ini akan berjalan lancar dengan sendirinya, seiring proses matangnya usaha Anda menekuni bidang ini. Tapi, sebagai langkah awal, Anda dapat menulis di diary kerja bagaimana skema tahapan yang harus dijalankan mulai dari tahap menerima order cetak, menganalisa order, kalkulasi harga cetak, komponen produksi cetak yang diperlukan, proses produksi percetakan, quality controlling, packing, delivering, pembayaran, dan after sales service yang baik.
INVESTASI BISNIS
Mau langsung investasi untuk memulai bisnis percetakan? Berapa biayanya? JANGAN INVESTASI BISNIS DULU! Mengapa demikian? Memang, sebuah usaha bisnis tanpa investasi adalah hal yang nonsens ! Jika finansial Anda kebetulan cukup untuk menambah modal usaha ini, sebaiknya ditunda dahulu untuk penginvestasian alat-alat kerja produksinya, terlebih yang cukup menyedot biaya besar.
Lebih baik Anda fokus terlebih dahulu mencari peluang-peluang order. Dari order-order cetak yang Anda dapatkan, Anda bisa memperdalam ilmu dan pengalaman Anda soal teknis proses produksi cetak. Boleh saja Anda berinvestasi, tapi utamakan dulu hal-hal yang berguna untuk memperlancar dan memperbanyak networking Anda sebagai pemasok order, cetak seperti pengadaan alat komunikasi (HP, telp. atau fax) dan transportasi (mobil atau motor) yang kelihatan agak layak dimata client Anda. Utamakan fungsi utilitasnya bukan hanya demi gengsi semata dalam hal investasi barang-barang tersebut.
Kalau networking Anda sudah dirasa cukup luas dan order cetak semakin menumpuk, barulah Anda boleh memulai investasi alat-alat produksi, seperti : - SDM, Komputer, Mesin Cetak, Mesin Potong Kertas, sewa Gedung / Ruko tempat usaha, dsb. Sebaiknya lagi, sebelum melakukan investasi mahal tersebut, coba anda susun program kerja yang lebih realistis sampai lima tahun ke depan.
Buatlah casflow keuangan yang menggambarkan proyeksi aliran modal usaha Anda untuk periode tersebut. Untuk tahun pertama anda memulai usaha dengan investasi besar, jangan pernah berharap Anda akan meraih untung besar, mungkin kerugian yang bakal diperoleh! Apalagi 3 - 6 bulan pertama, jangan putus asa melihat angka di pembukuan Anda selalu minus karena selalu tersedot untuk biaya operasional. Tapi disinilah ujiannya. Mental Anda sebagai Perngusaha  alias Enterpreneur akan ditempa oleh situasi seperti ini.....
Jadi, berpikirlah dua kali seribu kali untuk memenuhi hasrat Anda menginvestasi alat-alat produksi yang berbiaya amat mahal - walaupun Anda merasa mampu - dan tidak akan jatuh miskin bila mengalami kebangkrutan. Tidak ada larangan untuk investasi, tapi berfikirlah positif. Banyak contoh yang bisa dijadikan referensi bisnis untuk memulai Bisnis Usaha Percetakan ini tanpa perlu mengeluarkan modal besar.
Anda bisa memakai prinsip seperti ini : "  SMALL BUSINESS within BIGGER INCOME "

Selamat mencoba, semoga Anda Sukses... !!!
DEN_IWAN
Graphicsfile

BISNIS PERCETAKAN, gak ada matinya...!!!

       Dalam memulai bisnis percetakan, digital printing , bisnis waralaba, bisnis online, multi level marketing, usaha kecil menengah, internet marketing atau bisnis Indonesia lainnya, pasti dibutuhkan modal usaha alias investasi bisnis yang tidak sedikit jumlahnya. Disini, dalam kasus ini bisnis percetakan, bisa dikatakan tidak dibutuhkan modal usaha
yang signifikan bahkan modal usahanya nyaris NOL Rupiah.


        Walaupun banyak usaha percetakan yang berslogan " percetakan murah " bermunculan disetiap pojok jalan, metode ini relatif lebih aman. Modal utamanya hanya diperlukan saling percaya dan mempercayai antar pihak untuk mendapatkan suatu keuntungan tingkat tertentu, khususnya di bidang bisnis usaha percatakan ini....
       
          Semoga juga bisa memberi manfaat bagi Anda semua, baik dari segi materiil maupun semangat untuk berwirausaha. Saya tidak tahu dan tidak pernah mencaritahu, apakah pola kerjasama bagi hasil ini sudah pernah dijalankan oleh orang lain apa belum. Saya gak peduli, yang penting skema kerjasama ini bisa saling memberi keuntungan antar sesama.
       
           Mungkin ada nilai plusnya program ini, dibanding program bagi hasil yang sejenis lainnya. Orang yang pernah bekerjasama dengan saya, minimal sudah mampu mencari order cetak dan menjalankan ordernya sendiri, tanpa perlu bantuan langsung dari saya! Dan saya amat bersyukur telah berhasil membagi ilmu kepada sesama. Karena juga saya dahulu - dalam masa pembelajaran dan mencaritahu seluk-beluk dunia GRAPHIC DESIGN & PRINTING BUSINESS [ BISNIS PERCETAKAN ]
- banyak dibantu oleh orang-orang yang amat kompeten dibidangnya.
         
         Kemudahan mendapat informasi dan pengetahuan semacam ini banyak ragam dan triknya, tentu saja disamping faktor kemurah-hatian sang pemberi info. Tapi faktor paling dominan adalah niat dari dalam diri kita sendiri, bahwa GRAPHIC DESIGN & PRINTING BUSINESS [ DESAIN GRAFIS & PERCETAKAN ] adalah salah satu sektor pendulang emas. Tanpa perlu menunggu waktu sampai tiba usia pensiun! Bagi para pensiunan pun no problemo, sepanjang punya koneksi dan ada order yang bisa dijalankan.
        
         Bila Anda kebetulan memperoleh order cetakan, entah itu karena posisi Anda kebetulan di bagian Purchasing (atau bagian lain yang menangani urusan promosi, suplai kantor, dsb), atau Anda lagi diperintah boss Anda, atau dimintai tolong oleh teman Anda, atau bahkan Anda dapat bocoran (nguping!) dari obrolan yang gak disengaja, langsung bilang saja kalau Anda sanggup mengerjakannya...!! Pandai-pandailah Anda berdiplomasi dan meyakinkan calon customer Anda, terutama dari kalangan terdekat Anda.


         Amat disayangkan bila order tsb lepas dari tangan Anda dan berarti hilang sudah kesempatan emas. Next time, orang tidak akan pernah lagi menawarkan order ini kepada Anda. Juga, sayang seribu sayang, bila Anda hanya mendapat KOMISI 10-15% dari agen percetakan karena ANDA TIDAK TAHU atau MALAS mencari tahu ilmu percetakan secara mendetail.


         Nah, pada pola ini, skema yang saya tawarkan adalah saya dapat membantu Anda dalam penghitungan (estimasi) harga pokok produksi barang cetakan, perencanaan alur kerja dan proses produksi, penentuan harga jual, proyeksi keuntungan sampai delivering barang jadi cetakan.


           Dalam tahap kalkulasi harga cetak atau estimasi harga pokok produksi percetakan, akan diajarkan dan disimulasikan gimana caranya menentukan kualitas design dan rancangannya, menghitung pembagian kertas / media cetak, komponen produksi, pembuatan film, pemilihan mesin cetak, dsb.


           Semua faktor biaya dibicarakan dan dijabarkan secara transparan dan sejelas mungkin serta didiskusikan bersama. Langsung telpon atau tanya di tempat, dimana komponen produksi dikerjakan. Semua detail komponen biaya produksi tersusun dan tercatat dengan rapi. Anda dapat meng-copy semua draft estimasi tersebut, karena memang itu tujuannya: membuat Anda menjadi sang ahli yang kompeten dibidangnya. Semua aspek dipraktekkan secara langsung di lapangan, case by case on the field.


           Kalau Anda punya waktu ( harus siap capek! ), mondar-mandir dari satu tempat ke tempat lain melihat dan memantau produksi percetakan berlangsung. Dari situ Anda akan mendapat pengalaman berharga, bisa mengetahui proses dan tempat produksi percetakan berjalan. Bergaul dan berinteraksi dengan komunitas pekerja GRAPHIC DESIGN & PRINTING [ BISNIS PERCETAKAN ]. Sungguh-sungguh praktek nyata!


            Pada tahap rancang graphic design, mungkin perlu waktu lama dan bakat yang cocok bila Anda ingin mendalaminya. Anda bisa abaikan tahap ini dan serahkan saja pada ahlinya, tapi kita
tetap mengawasi kinerja dan kualitas output design-nya.


            Singkat kata, pada skema kerjasama ini, saya berperan sebagai konsuler sekaligus instruktur bagi Anda. (Maaf ya, bahasanya kebagusan!). Anda punya order, saya punya ilmunya! Bukan sombong, tapi ini untuk tujuan bersama! Mari kita sama-sama hitung berapa harga pokoknya. Kita tentukan harga jualnya, lalu kita proyeksikan berapa rupiah keuntungan bersihnya! MUDAH..?!? Tidak juga!


Disinilah faktor keterbukaan dan kejujuran harus saling mengisi. Dari awal, hanya diperlukan saling kepercayaan yang tinggi antar pihak. Cuma itu awal yang bagus!


      Saya dengan sepenuh hati dan expertly akan mencoba membantu memuluskan peluang ini dengan memulai menghitung berapa harga dasarnya. Yang harus diketahui secara transparan adalah berapa nilai anggaran sesungguhnya dari si pemesan / pemberi order cetak ini. Bila sudah jelas angkanya, proses berlanjut ke arah penentuan alur kerja produksi agar sesuai dengan spesifikasi order yang diminta customer.


Dari spesifikasi model yang diminta customer, kita bisa tentukan Media Buying untuk barang dimaksud. Jenis material cetak menentukan kualitas cetakan yang diinginkan, juga sebaliknya.


Faktor jenis dan dimensi (ukuran) material cetak berdampak pada pemilihan MESIN CETAK -
OFFSET PRINTING MACHINE
- yang tentunya berefek pada variabel ongkos cetaknya. Ada beragam jenis, merk, ukuran, kualitas dan biaya (ongkos) mesin cetak. Asal negara pembuat mesin juga amat berpengaruh pada teknologi cetak yang diterapkan. Umumnya mesin cetak asal Eropa, utamanya JERMAN seperti Heidelberg, menjadi pilihan utama untuk cetakan dengan hasil warna yang cemerlang dan akurasi serta presisi yang amat tinggi. Lainnya seperti dari Amerika, Jepang, ataupun China menjadi second choice
(bukan berarti jelek!). Tergantung kebutuhan, sih.


          Pemilihan mesin cetak harus melihat juga dari kondisi perawatan mesin, tahun pembuatan, merk mesin cetak, operator mesin (jelek-bagusnya hasil, rapih atau kotor), ukuran / dimensi media cetak, anggaran cetak yang tersedia dan kualitas akhir yang diinginkan. Pengenalan tempat mesin-mesin tersebut berada yang tersebar di sentra-sentra cetak di seluruh Jakarta khususnya dan Indonesia pada umumnya, harus kita catat dan dijadikan referensi untuk kepentingan order-order cetak kita berikutnya. Pemilihan mesin cetak dan lokasi sentra cetak berpengaruh pada printing cost.


          Tahapan yang tidak boleh dilalui adalah selalu mengecek harga bahan material cetak. Pada umumnya harga raw material cetak di Indonesia selalu berpatokan pada kurs valuta asing karena mengikuti fluktuasi harga pasaran dunia. Carilah informas i harga kertas terakhir yang up-to-date dan segera masukkan dalam kalkulasi harga cetak anda. Cek ke beberapa toko kertas sebagai pembanding harga dan ambil rata-rata harga pasarannya.


Selanjutnya adalah strategi Pricing Policy. Strategi ini patut dijalankan dan disesuaikan dengan keadaan / kondisi dan plafon anggaran si pemesan barang cetakan. Bila strategi penentuan harga jual sudah dikondisikan, kita sudah bisa melihat proyeksi keuntungan yang bakal diperoleh!


      Untuk mendukung kuatnya harga jual ke customer, faktor anggaran biaya itulah yang harus transparan. Kita bisa mentah di penawaran yang bakal diajukan, kalau kita gak tahu berapa
kira-kira plafon harga di tingkat konsumen. Makanya bocoran plafon harga dari customer harus kita peroleh terlebih dahulu.


> Gimana kalau gak dapat bocoran? Gampang!
Lihat aja bukti terakhir P.O. (Purchase Order)-nya. Dari P.O. atau bukti surat pesanan barang cetakan terakhir, kita bisa hitung dan tentukan harga jualnya. Tentu saja copy P.O. yang asli,bukan asal menyebut angka.


> Kalau baru pertama kali bikin, kan gak ada PO-nya? Gampang juga.... (Udah mulai gampang, neh..!).....


NAH, kalau harga dasar sudah ketahuan, modalnya sekian, dijualnya sekian dan proyeksi untungnya sudah pasti ketahuan diatas kertas, baru kita bagi hasil dari untung bersihnya...!


>> GIMANA MENENTUKANNYA..?


>> BERAPA PERSENTASE BAGI HASILNYA...?


>> LUMAYAN GEDE 'GAK UNTUNGNYA...?


>> PERLU BERAPA KALI DAPAT ORDER CETAK , SEHINGGA SAYA DAPAT MEMBUKA USAHA PERCETAKAN...?


>> Masih serius MAU KOMISI "BIG BANG" ...?!? Silahkan lihat selengkapnya di disini




















Semoga bermanfaat,










DEN_IWAN

Desain Grafis | TIPS BELAJAR BAGI PEMULA


Desain Grafis alias Graphic Design, bagaimana cara memulai belajarnya ? Desain Grafis dewasa ini tidak terlepas dari bisnis percetakan sebagai sarana terapannya. Ilmu Graphic Design ini banyak diminati oleh semua kalangan baik tua maupun muda sebagai ajang pamer kreatifitas ataupun profesi dan usaha bisnis yang menjanjikan


Definisi Desain Grafis: adalah salah satu bentuk seni lukis (gambar) terapan yang memberikan kebebasan kepada sang desainer grafis (perancang) untuk memilih, menciptakan, atau mengatur elemen rupa seperti ilustrasi, foto, tulisan, dan garis di atas suatu permukaan dengan tujuan untuk diproduksi dan dikomunikasikan sebagai sebuah pesan. Gambar maupun tanda yang digunakan bisa berupa tipografi atau media lainnya seperti gambar atau fotografi. Desain grafis umumnya diterapkan dalam dunia periklanan, packaging, perfilman, dan lain-lain.


Ada beberapa tokoh menyatakan pendapatnya tentang desain grafis yang saya ambil dari situs http://id.wikipedia.org/


Menurut Suyanto desain grafis didefinisikan sebagai ”aplikasi dari keterampilan seni dan komunikasi untuk kebutuhan bisnis dan industri“. Aplikasi-aplikasi ini dapat meliputi periklanan dan penjualan produk, menciptakan identitas visual untuk institusi, produk dan perusahaan, dan lingkungan grafis, desain informasi, dan secara visual menyempurnakan pesan dalam publikasi.


Sedangkan Jessica Helfand dalam situs www.aiga.com mendefinisikan desain grafis sebagai kombinasi kompleks kata-kata dan gambar, angka-angka dan grafik, foto-foto dan ilustrasi yang membutuhkan pemikiran khusus dari seorang individu yang bisa menggabungkan elemen-eleman ini, sehingga mereka dapat menghasilkan sesuatu yang khusus, sangat berguna, mengejutkan atau subversif atau sesuatu yang mudah diingat.


Menurut Danton Sihombing, desain grafis mempekerjakan berbagai elemen seperti marka, simbol, uraian verbal yang divisualisasikan lewat tipografi dan gambar baik dengan teknik fotografi ataupun ilustrasi. Elemen-elemen tersebut diterapkan dalam dua fungsi, sebagai perangkat visual dan perangkat komunikasi.


Menurut Michael Kroeger visual communication - komunikasi visual - adalah latihan teori dan konsep-konsep melalui terma-terma visual dengan menggunakan warna, bentuk, garis dan penjajaran (juxtaposition).


Warren dalam Suyanto memaknai desain grafis sebagai suatu terjemahan dari ide dan tempat ke dalam beberapa jenis urutan yang struktural dan visual.


Sedangkan Blanchard mendefinisikan desain grafis sebagai suatu seni komunikatif yang berhubungan dengan industri, seni dan proses dalam menghasilkan gambaran visual pada segala permukaan.


Kategori Desain Grafis


Secara garis besar, desain grafis dibedakan menjadi beberapa kategori:


1. Printing (Percetakan) yang memuat desain buku, majalah, poster, booklet, leaflet, flyer, pamflet, periklanan, dan publikasi lain yang sejenis.


2. Web Desain: desain untuk halaman web.


3. Film termasuk CD, DVD, CD multimedia untuk promosi.


4. Identifikasi (Logo), EGD (Environmental Graphic Design) : merupakan desain profesional yang mencakup desain grafis, desain arsitek, desain industri, dan arsitek taman.


5. Desain Produk, Pemaketan dan sejenisnya.


Program Pengolah Grafis


Oleh karena desain grafis dibagi menjadi beberapa kategori maka sarana untuk mengolah pun berbeda-beda, bergantung pada kebutuhan dan tujuan pembuatan karya.


1. Aplikasi Pengolah Tata Letak (Layout)


Program graphic design ini sering digunakan untuk keperluan pracetak atau pre-press, seperti pembuatan brosur, pamflet, booklet, poster, dan lain yang sejenis. Program ini mampu mengatur penempatan teks dan gambar yang diambil dari program lain (seperti Adobe Photoshop). Yang termasuk dalam kelompok ini adalah:


- Adobe FrameMaker


- Adobe In Design


- Adobe PageMaker


- Corel Ventura


- Microsoft Publisher


- Quark Xpress


2. Aplikasi Pengolah Vektor/Garis


Program graphic design yang termasuk dalam kelompok ini dapat digunakan untuk membuat gambar dalam bentuk vektor / garis sehingga sering disebut sebagai Illustrator Program. Seluruh objek yang dihasilkan berupa kombinasi beberapa garis, baik berupa garis lurus maupun lengkung. Aplikasi yang termasuk dalam kelompok ini adalah:


- Adobe Illustrator


- Beneba Canvas


- CorelDraw


- Macromedia Freehand


- Metacreations Expression


- Micrografx Designer


3. Aplikasi Pengolah Pixel/Gambar


Program graphic design yang termasuk dalam kelompok ini dapat dimanfaatkan untuk mengolah gambar / manipulasi foto (photo retouching). Semua objek yang diolah dalam progam-program tersebut dianggap sebagai kombinasi beberapa titik / pixel yang memiliki kerapatan dan warna tertentu, misalnya, foto.


Gambar dalam foto terbentuk dari beberapa kumpulan pixel yang memiliki kerapatan dan warna tertentu. Meskipun begitu, program yang termasuk dalam kelompok ini dapat juga mengolah teks dan garis, akan tetapi dianggapa sebagai kumpulan pixel. Objek yang diimpor dari program pengolah vektor / garis, setelah diolah dengan program pengolah pixel / titik secara otomatis akan dikonversikan menjadi bentuk pixel / titik.


Yang termasuk dalam aplikasi ini adalah:


- Adobe Photoshop


- Corel Photo Paint


- Macromedia Xres


- Metacreations Painter


- Metacreations Live Picture


- Micrografx Picture Publisher


- Microsoft Photo Editor


- QFX


- Wright Image


4. Aplikasi Pengolah Film/Video


Program Multimedia yang termasuk dalam kelompok ini dapat dimanfaatkan untuk mengolah film dalam berbagai macam format. Pemberian judul teks (seperti karaoke, teks terjemahan, dll) juga dapat diolah menggunakan program ini. Umumnya, pemberian efek khusus (special effect) seperti suara ledakan, desingan peluru, ombak, dan lain-lain juga dapat dibuat menggunakan aplikasi ini. Yang termasuk dalam kategori ini adalah:


- Adobe After Effect


- Power Director


- Show Biz DVD


- Ulead Video Studio


- Element Premier


- Easy Media Creator


- Pinnacle Studio Plus


- WinDVD Creater


- Nero Ultra Edition


5. Aplikasi Pengolah Multimedia


Program Multimedia yang termasuk dalam kelompok ini biasanya digunakan untuk membuat sebuah karya dalam bentuk Multimedia berisi promosi, profil perusahaan, maupun yang sejenisnya dan dikemas dalam bentuk CD maupun DVD. Multimedia tersebut dapat berisi film/movie, animasi, teks, gambar, dan suara yang dirancang sedemikian rupa sehingga pesan yang disampaikan lebih interktif dan menarik.


Yang termasuk dalam kelompok ini adalah:


- Macromedia Authorware


- Macromedia Director


- Macromedia Flash


- Multimedia Builder


- Ezedia


- Hyper Studio


- Ovation Studio Pro

TIPS MENCARI ORDER CETAK

      Order Cetak merupakan urat nadi suatu bisnis percetakan murah, desain grafis, bisnis rumahan, internet marketing, bisnis online atau bisnis Indonesia lainnya adalah ORDER PESANAN. Suplai pekerjaan atau pemesanan order cetak maupun order desain biasanya selalu datang dari pelanggan tetap yang senantiasa memakai jasa yang anda sediakan. Bisa juga dari beberapa customer yang baru pertama kali datang dan menggunakan layanan dari anda.
     Tidak selamanya konsumen akan datang menghampiri anda dengan order cetaknya setiap saat, kontinyu dan teratur. Apalagi di zaman Krisis Keuangan Global saat ini, repeat order dari loyal customer akan semakin berkurang. Ada suatu periode di industri percetakan, dimana kebutuhan cetak dan promosi lainnya menunjukkan grafik yang menurun cukup tajam. Kadang pula begitu lama periode stagnan-nya. Ini disebut sebagai periode paceklik order.
 
Berikut ini pengalaman yang mungkin berguna untuk memperoleh order cetak:
1. Menciptakan WIN WIN SOLUTION BUSINESS (BAGI HASIL ORDER CETAK)
 
Dewasa ini, ditengah meningkatnya persaingan usaha dibidang yang sama yakni Bisnis Usaha Percetakan dan kecenderungan para konsumen mencari harga beli yang relatif lebih murah, anda bisa menciptakan suatu kondisi bisnis yang bersifat WIN WIN SOLUTION BUSINESS (sama-sama diuntungkan). Terobosan dan inovasi cara berbisnis ini jarang dilakukan oleh kalangan percetakan, bahkan mungkin banyak yang alergi dengan cara ini. Idenya cukup jeli dan bisa dijadikan alternatif sebagai penyumbang devisa bagi perusahaan anda. Metode ini penulis namakan: BAGI HASIL ORDER CETAK.
Bayangkan, bila anda hanya menunggu order cetak yang akan datang atau melaksanakan repeat order dari konsumen secara konvensional, maka tingkat margin yang anda peroleh mungkin berkisar antara 10% - 20% saja. Tapi dengan berbisnis memakai metode ini, kemungkinan pencapaian marginnya bisa mencapai 40% - 60%. Darimana diperoleh prosentase margin yang begitu tinggi? Pada prinsipnya, Metode Bagi Hasil Order Cetak mengedepankan bisnis bagi hasil yang amat transparan dan adil, saling percaya penuh antar sesama pelaku. Pola kerja selengkapnya dapat anda pelajari disini.
 
2. PERBANYAKLAH TENAGA FREELANCE MARKETING
Mengapa Freelance Marketing lebih diutamakan? Sebab utamanya adalah motivasi mereka biasanya lebih tinggi daripada tenaga Fulltime Marketing. Terserah anda, bagaimana cara menerapkan pola numerasi bagi Freelance Marketing (tenaga marketing) yang anda hired.
Menurut pengalaman penulis (dan rekan-rekan Freelance Marketing), biasanya mereka selalu meminta kelonggaran waktu kerja yang amat luwes. Dalam arti, jam kerja mereka tidak mau dibatasi dengan pola jam kerja kantor konvensional. Mereka kadang hanya datang setor muka lalu keluar kantor, masuk lagi 2-3 hari kemudian (tapi dengan membawa order tentunya!). Banyak kelonggaran dan keleluasaan yang harus diberikan oleh perusahaan bagi kaum freelance marketing ini dibandingkan dengan staf lainnya. Rata-rata mereka tidak digaji secara tetap, biasanya pola bagi hasil yang diterapkan. Berlakulah bijaksana dalam mengatur dan memperhatikan kesejahteraan mereka.
Apa manfaatnya anda merekrut tenaga marketing tipe freelance ini, apalagi dalam jumlah banyak?
a.> Pakailah prinsip lebih baik banyak order dengan margin keuntungan sedikit, tetapi tetap berkelanjutan daripada hanya sedikit order dengan untung besar tetapi cuma sesekali saja mendapatkannya.

b.> Income usaha anda akan stabil setiap bulannya karena terpenuhi oleh banyaknya order yang mereka suplai.

c.> Anda bisa melewati masa paceklik order pada periode tertentu bahkan di era krisis ekonomi global saat ini.

d.> Anda mendapatkan banyak referensi baru konsumen yang mengorder cetak kepada perusahaan. Tapi ingat, konsumen yang masuk via Freelance Marketing akan selalu loyal mengikuti kemanapun sang marketing tersebut pergi. Jadi jagalah etika dengan tidak menyerobot loyalitas konsumen tersebut dari tangan si marketing ini.

e.> Suasana tempat usaha lebih hidup dan bersemangat. Banyak ilmu dan pengalaman berbeda yang dibawa oleh masing-masing tenaga marketing. Manfaatkan dan sinergikanlah kemampuan mereka semaksimal mungkin
 
3. MERUBAH TAMPILAN TEMPAT USAHA
Agar konsumen baru anda menjadi loyal dan mau datang kembali ke tempat usaha percetakan anda, cobalah anda sedikit berusaha merapikan tempat usaha anda ini. Pada umumnya percetakan adalah tempat yang paling semrawut (berantakan) dan terkesan agak kotor (jorok). Hal ini sudah menjadi trade mark yang melekat pada pelaku bisnis percetakan, usaha skala kecil atau besar.
Bila anda ingin menghilangkan kesan negatif tersebut, tidak ada salahnya anda berusaha merubah image demikian dengan cara merapikan barang-barang stok (kertas) yang terlihat asal tumpuk saja. Tempat tinta cetak di rapihkan. Bekas tinta cetak dihapus (dicat) kembali agar terlihat bersih. Yang paling utama adalah mencuci mesin cetak anda agar kelihatan kinclong. Memang tidak semudah membalikkan telapak tangan dalam hal mendidik para pegawai anda agar bersikap lebih bersih lagi setiap harinya. Juga diperlukan kemauan dan contoh yang ekstra keras dari anda sebagai pemilik usaha, agar perilaku bersih dari anda dapat ditiru oleh bawahan anda.
Bagi para pemain di bisnis percetakan, bila ingin mendatangi suatu tempat produksi cetak untuk keperluan bisnisnya, hal pertama kali yang diingat adalah bagaimana suasana tempat tersebut. Kalau sudah cocok dengan suasana, lingkungan, pola kerja dan sdm di tempat tujuannya biasanya mereka enggan berpindah ke lain hati. Nah, untuk mempertahankan konsumen loyal seperti ini, cobalah anda sebagai pengusaha percetakan berkorban sedikit dengan merapikan tempat usahanya seperti cara tersebut diatas. Kalau bisa tampilan luar kantor anda dicat ulang dengan warna yang rada-rada nge-jrenk ( ada ciri khas ). Kalau nggak ada biaya, tidak perlu direnovasi fisik, cukup beri warna pembeda minimal setiap awal tahun baru.
Perhatian ekstra perlu ditujukan pada tampilan lay-out ruang resepsionis sebagai ujung tombak usaha anda. Beri sentuhan khas anda pada ruang ini. Utamakan kenyamanan konsumen dalam hal menunggu, sebab konsumen percetakan rata-rata sanggup menunggu order cetaknya lebih dari 2-5 jam lamanya. Tidak perlu terlalu mewah sesuaikanlah dengan skala usaha anda, asalkan konsumen betah dan nyaman berlama-lama ditempat anda, apalagi konsumen yang baru pertama kali datang ke tempat anda !
Ingin usaha percetakan anda tetap kebanjiran order ? Temukan TIPS CARI ORDER lainnya secara lengkap disini. Semua Strategi Marketing yang Jitu dan Cara Mencari Order yang Efektif ada di dalamnya, yang tentunya disesuaikan dengan skala usaha anda.

Bisnis Percetakan TANPA MODAL


Dalam Bisnis Percetakan, proses produksi percetakan yang anda laksanakan tentunya membutuhkan modal  usaha yang tidak sedikit, tergantung besar-kecilnya order cetak, agar pesanan cetakan dapat terealisir dengan cepat dan sempurna. Apakah bisa, suatu order cetak diproduksi dengan modal yang tiada berarti?
Menjalankan bisnis percetakan murah tanpa modal yang berarti, dapat dilakukan bila Anda telah dapat memahami dan mengerti dengan benar seluruh tahapan proses produksi percetakan. Anda harus menjadi praktisi percetakan berkelas expert atau master alias suhu - bila memang benar-benar ingin menjalankan metode bisnis percetakan tanpa modal tersebut.
Bagi para "pemain lama" di industri percetakan, seyogyanya mengetahui juga apa saja metode yang perlu diterapkan, agar modal yang dikeluarkan bisa dipress sampai mendekati titik nol. Metode Percetakan TANPA MODAL ini dapat kapan saja diterapkan seiring cara-cara konvensional untuk mendongkrak omzet yang kadang-kadang menurun dengan tajam.
Apalagi di zaman KRISIS EKONOMI GLOBAL sekarang ini, para konsumen tentu akan berpikir ulang guna me-repeat order cetaknya, yang tentunya akan berimbas pada turunnya grafik income usaha.
Dibutuhkan kiat-kiat (metode) khusus untuk menyiasatinya agar modal kerja yang dikeluarkan relatif kecil sekali bahkan hampIr boleh dibilang NOL Rupiah.
Tapi, bagaimana caranya menerapkan Metode Percetakan Tanpa Modal bagi para pemula?!? Tanpa menjadi suhu sakti dunia percetakan, anda pun bisa memulainya ! Simaklah....
................     ................    .............